“Penggantian Bantalan Tulang belakang “, Bagaimana proses dan Pemulihannya Ini Penjelasan Dr Asrafi Rizki Gatam

Palembang,The8news.com // Pergantian bantalan tulang belakang atau lumbar disc replacement (LDR) adalah prosedur dimana bantalan tulang belakang yang rusak di ganti dengan bantalan buatan yang masih dapat bergerak.

Menurut Dr Asrafi Rizki Gatam pasien yang memerlukan Lumbar Disc Replacement , prosedur yang dapat di lakukan dengan dua kondisi , jelasnya pada kegiatan Media Gathering RS Premiere Bintaro di hotel Harper jalan R Sukamto ,Rabu (27/08/2025).

Pertama Degenerative Disc Dissease adalah pasien dengan penyakit degeneratif, yaitu terjadinya kerusakan bantalan tulang belakang akibat proses penuaan.

“Namun hal ini tidak selalu disebabkan oleh usia saja ,bisa jadi akibat aktivitas fisik ” jelasnya.

Kedua lanjutnya, saraf terjepit atau herniasi nukleus pulposus (HNP) yang parah sering kali mengalami penurunan tinggi bantalan tulang belakang.

“Pada pasien ini ,menurutnya tindakan disektomi (pengangkatan bantalan) dapat menggunakan teknik endoskopi namun sering menyebabkan penurunan tinggi bantalan”katanya.

Dijelaskannya jika hal ini terjadi, pasien biasanya mengalami nyeri pinggang yang signifikan, oleh karena itu LDR dilakukan untuk mencegah nyeri pinggang dikemudian hari, juga sekaligus mengatasi dengan Kompresi saraf dan mengganti bantalan yang rusak.

Adapun gejala yang mengidentifikasi perlunya Lumbar Disc Replacement adalah nyeri pinggang bagian bawah yang bersifat kronis dan berlangsung lebih dari enam Minggu .

” Sebelum tindakan LDR dilakukan biasanya kita akan mengawali dengan prosedur diskografi untuk memastikan diagnosis penyakit degeneratif,jika diskografi menunjukkan bahwa berasal dari bantalan yang rusak maka tindakan LDR dapat segera dilaksanakan ” bebernya.

Adapun proses pemulihan pasca LDR tidak jauh berbeda dengan operasi tulang belakang pada umumnya .

Menurut Dr Asrafi Rizki Gatam saat ini rumah sakit telah mengembangkan prosedur rehabilitasi pasca operasi cepat,dan pasien dapat mulai bergerak pada hari pertama setelah operasi dan juga perawatan di rumah sakit hanya berlangsung sekitar dua atau tiga hari,tandasnya (*)