Palembang, The8news.com – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menerima kunjungan kerja sekaligus audensi dari Kepala Kantor Regional (Kanreg) VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang, Heni Sri Wahyuni, di Ruang audensi Wali Kota, Kamis (21/8/2025) pagi.
Pertemuan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi serta mendorong penguatan sinergi antara BKN dan Pemerintah Kota Palembang, khususnya dalam aspek pelayanan dan penataan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam audiensi itu, Heni Sri Wahyuni mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemkot Palembang dalam mengelola ASN.
Menurutnya, kinerja Pemkot sudah berada di jalur yang baik, meski tetap diperlukan optimalisasi agar pelayanan publik semakin meningkat.
“Kami melihat Kota Palembang sudah sangat baik. Untuk itu kami sampaikan apresiasi, dan ke depan perlu terus dioptimalkan agar kinerja semakin meningkat,” jelas Heni.
Ia juga menyampaikan undangan resmi kepada Pemkot Palembang untuk turut serta dalam agenda penandatanganan komitmen bersama penerapan sistem elit di seluruh wilayah kerja Kanreg VII BKN Palembang.
“Agenda ini dijadwalkan berlangsung pada 3 September mendatang di Hotel Aryaduta Palembang,” sebut Heni.
Wali Kota Ratu Dewa menyambut baik kunjungan kerja dari BKN Kanreg VII.
Menurutnya, kolaborasi antara BKN dan Pemkot sangat penting, terutama dalam mewujudkan pelayanan ASN yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kita butuh masukan secara menyeluruh terkait penataan pegawai ASN di Kota Palembang. Sinergi dengan BKN ini sangat penting agar penataan lebih terarah,” ujar Dewa.
Ia menambahkan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang nantinya akan memperkuat koordinasi dengan BKN Kanreg VII, baik dalam aspek pelayanan maupun penataan karier ASN.
“Kami juga menyambut baik undangan penandatanganan komitmen bersama dari BKN pada 3 September nanti. Ini akan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam tata kelola ASN yang lebih baik,” pungkas Dewa.
[21/8 12.55] Wahyu Pemkot Wartawan: Distribusikan PMT, TP PKK Kota Palembang Dorong Ibu Hamil Rutin Periksa Kehamilan
PALEMBANG – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menekan angka stunting terus digencarkan. Salah satunya melalui gerakan nyata yang dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang dengan membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil yang dilaksanakan di Kantor Lurah Talang Jambe, Kecamatan Sukarame, Kamis (21/08/2025).
Dalam hal ini, Ketua TP PKK Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa, turun langsung memimpin jalannya pembagian PMT bersama jajaran kader KB, tenaga kesehatan puskesmas, serta didampingi Camat Ilir Alang-alang Lebar.
Dalam kesempatan tersebut juga, Dewi Sastrani secara simbolis menyerahkan paket PMT berisi susu, biskuit, telur, kacang hijau, dan bahan pangan sehat lainnya. Bantuan ini diberikan untuk memastikan anak-anak dan ibu hamil di Palembang memperoleh asupan gizi seimbang.
“PMT ini bukan hanya sekadar bantuan pangan, tapi wujud perhatian pemerintah agar balita dan ibu hamil terpenuhi gizinya. Kita ingin anak-anak Palembang tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” ujar Dewi.
Palembang sendiri menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan agar dapat mencapai standar nasional pada 2025.
Karena itu, Pemkot tidak hanya mengandalkan pembagian PMT, tetapi juga terus menggalakkan edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta pemberdayaan kader posyandu di setiap kelurahan.
“Keberhasilan menekan angka stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga kerja bersama. Keluarga adalah kunci utama. Jika ibu-ibu disiplin memberi gizi seimbang di rumah, Insya Allah generasi kita akan sehat, kuat, dan cerdas,” tambah Dewi.
Lebih jauh ia menegaskan, bahwa penanganan stunting adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045.
Dewi juga mengingatkan para ibu hamil untuk rajin memeriksakan kehamilan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Menurutnya, salah satu faktor pemicu stunting adalah kurangnya perhatian terhadap tumbuh kembang janin.
“Program PMT ini berjalan tiga bulan berturut-turut, Juli hingga September. Tapi yang lebih penting, ibu hamil harus rajin periksa kandungan. Janin harus sehat, ibunya juga sehat. Inilah langkah awal untuk mencegah stunting sejak dalam kandungan,” tegasnya.
Sementara itu Camat Alang-alang Lebar, Sariansyah Ismail, S.STP, M.Si yang turut hadir, menambahkan bahwa kegiatan distribusi PMT ini merupakan agenda rutin yang digelar bergilir di setiap kecamatan.
“Penyaluran PMT ini akan diteruskan kader KB dan tenaga puskesmas langsung ke rumah-rumah warga. Artinya, pemerintah ingin memastikan semua yang berhak mendapatkan bantuan benar-benar menerima,” jelasnya.
Suasana penuh optimisme terasa di lokasi kegiatan. Antusiasme warga, dukungan kader kesehatan, serta komitmen pemerintah menjadi bukti nyata keseriusan Palembang dalam melawan stunting.
“Dengan kerja sama semua pihak, kita berharap target menurunkan angka stunting bisa tercapai, sehingga anak-anak Palembang tumbuh menjadi generasi sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan,” tutupnya. (*)

