Palembang, The8news.com
Menyikapi hasil temuan BPOM sebelumnya tentang makanan yang mengandung Formalin di beberapa pasar yang ada di kota palembang , Direktur PD Pasar Palembang Djaya Rizal Mengatakan akan lebih selektif menyaring para pedagang khususnya agen tahu dan mie basah yang akan masuk ke pasar.
hal tersebut disampaikannya usai rapat bersama komisi II di Dprd Kota Palembang, Selasa (16/03/2020).
Rizal mengatakan pihaknya bersama BPoM dan satgas pasar akan melakukan rapid test kepada para agen tahu yang akan masuk kepasar.
“Kita akan melaksanakan Rapid test kepada para agen tahu yang akan masuk kepasar,”katanya.
Rizal menyebutkan, hal tersebut dilakukan untuk menekan para agen makanan yang masih menggunakan bahan berbahaya seperti formalin, borak dan sejenisnya.
Ia mengatakan, pihaknya beserta BPOM akan terus memantau makanan yang mengandung bahan berbahaya, apalagi menjelang bulan ramadhan.
Sementara itu anggota komisi II dari partai gerindra Abdullah Taufik, SE
usai rapat mengatakan bahwa saat ini Dpr Kota Palembang khususnya komisi 2 meminta kepada PD pasar, BPOM dan satgas makanan untuk lebih memperhatikan dan mengawasi bahan makanan yang masuk kepasar, itu dilakukan dalam menjaga kesehatan masyarakat dari bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan sejenisnya.

“kami dari DPR khususnya komisi 2 meminta dan berharap kepada PD pasar dan satgas makanan berbahaya juga BPoM untuk lebih memperhatikan makanan yang masuk ke pasar pasar,” katanya.
Dirinya berharap tidak hanya di pasar milik pemerintah saja, namun seluruh pasar di kota palembang aman dari makanan yang mengandung bahan berbahaya.
“Bukan hanya pasar pemerintah saja tapi semua pasar yang ada di Kota Palembang agar di awasi dengan ketat agar makanan yang mengandung Formalin, Borak atau sejenisnya tidak lagi beredar di pasar,”singkatnya.(deak)

