# Kepala SMPN 1 Buay Pemaca Sofiyanto;
Kami Berharap Makanan yang diberikan Semakin Sehat dan Bergizi Sesuai Standar Kesehatan dan Data
OKU Selatan, the8news.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Srimenati ke SMPN 1 Buay Pemaca, OKU Selatan tetap berlanjut, dimana sebelumnya distribusi sempat terhenti sementara.
Miss komunikasi terjadi antara pihak pengelola SPPG dan pihak sekolah, terkait adanya masalah kordinasi penyediaan data penerima manfaat maupun aspek teknis penyaluran makanan bergizi.
Kesepakatan kembali terjadi setelah Kedua pihak adakan pertemuan yang dihadiri langsung, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan, Handoko Saputro, S.Sos., M.M., bersama Ketua Yayasan Jaya Prakasa SPPG Srimenati, H.Junaidi, beserta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) OKU Selatan, Hafiz Brawinda, S.Kom., M.M., dan Kepala SMPN 1 Buay Pemaca, Sopiyanto, M.Pd, didampingi Amandea Triema S. Pd., M. Pd., ketua PIC dari pihak sekolah. Pertemuan Berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Pemkab OKUS. Rabu, 9 September 2026.
Pertemuan itu menjadi langkah penyelesaian atas miskomunikasi yang sebelumnya berdampak terhadap kelancaran distribusi MBG kepada penerima manfaat di lingkungan sekolah.
Pihak SMPN 1 Buay Pemaca menyatakan tetap siap menerima sekaligus menyalurkan MBG kepada para penerima manfaat. Pelaksanaan di tingkat sekolah akan dikoordinasikan melalui Person in Charge (PIC), Amandia Triema, S.Pd., M.Pd.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, distribusi MBG di SMPN 1 Buay Pemaca diharapkan tidak lagi terkendala persoalan koordinasi maupun administrasi.
Kepala SMPN 1 Buay Pemaca, Sofiyanto, menekankan pentingnya pembenahan pelayanan dari SPPG Srimenati, khususnya dalam aspek pendistribusian dan penginputan data apabila terdapat perubahan data penerima manfaat.
Menurutnya, pembaruan dan ketepatan data menjadi bagian penting agar penyaluran program berjalan sesuai sasaran.
Diharapkan, apa yang disampaikan sekolah tentu akan menjadi pertimbangan bagi SPPG untuk terus meningkatkan pelayanan ke depan, mulai dari distribusi, administrasi, hingga variasi menu.
” Kami berharap makanan yang diberikan semakin sehat, bergizi, seimbang, layak dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku, karena pada akhirnya yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dan kesehatan anak-anak kita dapat terjaga dengan baik, ” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Jaya Prakasa H. Junaidi memastikan pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan SPPG Srimenati. Pembinaan terhadap pengelola akan dilakukan secara rutin setiap pekan sebagai bagian dari evaluasi untuk memastikan proses distribusi berjalan baik.
” Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan teknis maupun koordinasi yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan diperbaiki, sehingga tidak kembali menghambat hak penerima manfaat, ” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Handoko Saputro menegaskan bahwa persoalan yang terjadi harus diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
Ia meminta seluruh pihak tidak memperpanjang kesalahpahaman yang sempat terjadi dan segera memastikan seluruh hambatan distribusi dapat dituntaskan.
” Permasalahan kesalahpahaman yang terjadi harus segera diselesaikan. Apa yang menjadi hambatan dalam pendistribusian kepada penerima manfaat harus segera dipenuhi, karena ini merupakan program nasional yang harus tersalurkan,” tegas Handoko.
Dengan tercapainya kesepakatan antara pihak sekolah dan pengelola SPPG, persoalan tersebut kini diarahkan menjadi momentum evaluasi bersama.
Perbaikan tidak hanya menyangkut teknis distribusi, tetapi juga akurasi data, komunikasi antarpihak, serta pengawasan agar pelaksanaan MBG di tingkat sekolah berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.
Pada akhirnya, program MBG bukan semata persoalan distribusi makanan, melainkan menyangkut pemenuhan manfaat bagi para siswa sebagai penerima program.
#”wanwonk”

