Smpn 03 Muara Enim “Ter abaikan”

Muara Enim, The8news.com

 

Bencana longsor di wilayah Kecamatan Semendo Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim satu tahun lalu hingga kini belum ada sentuhan dari pemerintah Daerah.

 

Hampir 90 persen belum ada upaya perbaikan dan tanggapan dari pihak Pemerintah,juga Dinas terkait, Untuk upaya percepatan perbaikan dan penanggulangan atas bencana tersebut,khususnya bangunan Smpn 3 Semendo.

Menurut salah satu warga lambannya upaya Pemerintah dalam memperbaiki/menanggulangi bencana tersebut seolah terkesan mengabaikan keselamatan jiwa bagi para calon-calon generasi muda penerus bangsa.

“Sekolah Menengah Pertama Negeri 03 sampai kini belum ada perbaiki,  hampir 90 persen”katanya.

Dari hasil pantauan awak media di lapangan, terlihat jelas ruang kelas yang sudah sebagian menggantung dan hampir ikut amblas, diakibatkan oleh longsor .

Kepala Sekolah SMPN 03 Kecamatan Semendo Darat Ulu Rahmamita, S.Pd.Fis., mengatakan bahwa  satu tahun ini siswa belajar daring akibat pandemi, jadi belum di perbaiki karena belum belajar tatap muka. Ungkapnya Selasa,( 28 /09/ 2021). Melalui sambungan telepon seluler.

 

” sudah lebih dari satu tahun bencana longsor ini terjadi, karena pandemi anak-anak belajarnya di rumah karena peraturannya belajar daring. Jadi, karena saat itu belum belajar tatap muka penuh, maka kelas- kelas yang berada didekat longsor, belum penuh di pakai.” Terangnya.

 

Akan tetapi lanjutnya, saat ini anak-anak sudah mulai kembali belajar tatap muka, dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, karena masih dalam masa pandemi. Walaupun demikian sekolah juga memerlukan tempat dan kondisi lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.” Ucap Kepala Sekolah kepada Awak media

Dirinya juga mengatakan sedih melihat keadaan sekolah terutama kelas yang sudah hampir di bibir jurang, dan dapat membahayakan.

 

“Terus terang kami selaku pendidik di sekolah ini, sangat sedih melihat kondisi keadaan kelas yang berada di bibir jurang tempat terjadinya longsor. Takut kalau terjadi bencana longsor susulan, hingga menimbulkan sesuatu yang tidak kita inginkan pada saat kondisi hujan lebat disertai petir.” Bebernya.

 

Terkait Apakah sudah pernah diusulkan untuk bantuan penanganan dan penanggulangan bencana longsor Rahmamita, S.Pd. Fis., mengatakan , ” Usul sudah pernah disampaikan waktu itu, waktu itu masih Kepala Sekolah yang lama menurut Info dari guru-guru khabarnya usulan sudah disampaikan ke pemda langsung lewat Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.”katanya.

Dirinya berharap kepada pemerintah kabupaten muara enim dan dinas terkait untuk segera memperbaiki banguan kelas yang terkena longsor.

“Berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Dinas terkait, untuk memberikan bantuan penanganan, perbaikan terhadap bencana longsor yang ada di lingkungan sekolah ini. Andai bisa terealisasi tahun ini, Artinya rezeki buat sekolah ini, buat kami, Buat anak-anak penerus bangsa”tandasnya.(yl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *