MURATARA,The8news.com -Tasyakuran Purna Santri Yayasan Al-Khairiyah Batu Gajah,Kecamatan Rupit,Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara) tahun pelajaran 2022/2023 disertai Bantuan 1(satu) Unit Sumur Bor. dari Pondok Pesantren Daarut Tauhid (DT) Pimpinan Aa Gym
Kegiatan yang berlangsung dipusatkan dihalaman gedung Yayasan Al-Khairiyah dengan dihadiri Dispora M.Syakur Camat Rupit Muhtaridi,Polsek Rupit,Danramil Rupit,Kades Batu gajah,Wali Murid,dan tamu undang sekalian.
Ketua Yayasan Al-Khairyah Faisol Abduh, BA mengatakan,Tasyakuran Purna Santri Yayasan AL-Khairiyah Batu Gajah tahun 2022/2023 merupakan yang ke-XXX untuk tingkat MTs,sedangkan untuk tingkat MA sudah memasuki Purna Santri yang ke-VX.
“Itu artinya Yayasan Al-Khairiyah Batu Gajah hingga saat ini sudah berumur 30 puluh tahun lebih,dan sudah melahirkan generasi mudah yang berkualitas,”tutur Ketua Yayasan pada Wartawan,saat ditemui usai acara tersebut,Sabtu(10/6/2023).
Selain itu dia juga menyampaikan,berkat dukungan dari semua pihak baik pemerintah,masyarakat insya Allah Yayasan AL-Khairiyah Batu Gajah akan melahirkan para penjaga Kalam Allah yang bukan hanya menghafal Al-Qur’an tetapi juga bisa memaknai secara lisan,dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dia juga banyak mengucapkan terima kasih Kepada Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid (DT) Pimpinan Aa Gym yang telah memberikan bantuan 1(satu) Unit Sumur bor
Tak hanya itu saja, kata Ketua Yayasan AL-Khairiyah,pihaknya banyak mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara yang telah memberikan bantuan sebanyak 2(dua) lokal ruangan gedung tempat belajar.
“Kami selaku pengurus Yayasan AL-khairiyah semoga pemkab Muratara dapat memberikan lagi bantuan gedung dan pasilitas untuk Yayasan AL-Khairiyah,”harap ia
Sementara itu Ketua Cabang Daarut Tauhid (DT) Andrian Pradita mengatakan,Bantuan Sumur Bor ini merupakan bentuk bantuan sosial dari DT Peduli sesama,yang akan diberikan pada Yayasan AL-Khairiyah berupa 1 unit sumur Bor.
Ia berharap dengan bantuan ini dapat bermanfaat untuk Santriwan/santriwati selama berada di tempat mereka belajar.
“Untuk saat ini hanya 1 unit,muda-mudahan kedepan kita akan tambahkan 1 unit lagi,”pungkasnya.
Jurnalis : Wancik

