Teddy : Perumda Tirta Musi Prioritaskan Peningkatan Layanan Pelanggan

Palembang,The8news.com // Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang Ir.Teddy Andrian,ST,IPM,ASEAN Eng, bersilaturahmi dan perkenalan diri dengan media di Gedung Graha Tirta Musi, Jumat (10/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Teddy menegaskan komitmennya untuk membawa perusahaan daerah tersebut melampaui capaian sebelumnya, baik dari sisi pelayanan maupun kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini amanah besar dari Pak Wali Kota. Target kita jelas, Tirta Musi harus lebih baik dari sebelumnya,”

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Teddy memprioritaskan peningkatan layanan pelanggan, terutama dalam penanganan keluhan.

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pengembangan aplikasi layanan pelanggan berbasis digital, mirip dengan aplikasi .

Aplikasi ini nantinya memungkinkan pelanggan melaporkan gangguan secara real time, lengkap dengan lokasi, waktu kejadian, hingga pemantauan respons petugas di lapangan.

“Setiap laporan akan terpantau, mulai dari kapan diterima, kapan petugas bergerak, hingga kapan masalah selesai. Ini untuk memastikan layanan lebih cepat dan transparan,” jelasnya.

Selain digitalisasi layanan, tambahnya, Tirta Musi juga tengah mempercepat penambahan sambungan baru. Dalam tiga bulan ke depan, ditargetkan 15.000 sambungan baru.

Saat ini, sekitar 2.000 sambungan telah terealisasi di beberapa wilayah seperti Kalidoni dan sekitarnya. Namun, Teddy menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan air benar-benar mengalir, bukan sekadar pemasangan jaringan.

“Bukan hanya terpasang, tapi harus dipastikan airnya mengalir. Itu yang akan kita cek langsung,” tegasnya.

Berdasarkan data saat ini, jumlah penduduk Kota Palembang sekitar 1,8 juta jiwa, dengan cakupan layanan air bersih mencapai 85 persen atau sekitar 1,5 juta jiwa, serta 320 ribu sambungan rumah.

Untuk mencapai target layanan 100 persen, dibutuhkan investasi besar hingga ratusan miliar rupiah.

Teddy mengakui, target tersebut tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan internal perusahaan. Karena itu, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal, termasuk investor dan lembaga terkait.

“Kita harus menggandeng pihak luar. Tidak mungkin tercapai jika hanya mengandalkan kemampuan internal,” katanya.

Selain peningkatan layanan, pembenahan internal juga menjadi perhatian, termasuk perbaikan tampilan kantor pusat dan standarisasi pelayanan di seluruh unit.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat citra perusahaan sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan.

“Kita mulai dari hal mendasar, termasuk wajah kantor dan standar layanan. Semua harus berubah ke arah yang lebih baik,” tutup Teddy.(*)