TP PKK Kab Muba Lakukan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Desa Teluk Kec Lais

MUBA,the8news.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan pembinaan 10 Program Pokok PKK.

Acara yang berlangsung di Kantor Desa Teluk, Kecamatan Lais pada Senin (18/5/2026) ini
dihadiri jajaran TP-PKK Kabupaten, Kecamatan, serta para kader desa ini menjadi wadah penting dalam memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi, memonitor, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja PKK di tingkat desa.

Kepala Desa Teluk, Nuraidah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim pembina dari kabupaten dan kecamatan yang terus mendampingi desanya tanpa lelah. Meskipun saat ini sedang dalam kondisi efisiensi anggaran, semangat kader PKK Desa Teluk tidak surut, terbukti dengan keberhasilan desa ini masuk dalam jajaran 16 besar.

“Kami memohon bimbingan agar kekurangan yang ada dapat disempurnakan. Apapun bentuk evaluasi hari ini, kami berharap Desa Teluk siap tampil maksimal dan membawa Kecamatan Lais menjadi lebih baik lagi,” ujar Nuraidah.

Ketua TP PKK Kecamatan Lais, dr. Fitri Zelia Lizanti, memaparkan capaian 10 Program Pokok PKK di Desa Teluk yang terbagi dalam beberapa kelompok kerja (Pokja):
Sekretariat: Memiliki 43 kelompok Dasa Wisma yang tersebar di 5 dusun.

Pokja 1: Menjalankan kegiatan keagamaan lewat dua kelompok pengajian mingguan dan kegiatan sosial rukun kematian.

Pokja 2: Mengelola dua PAUD (Purnama dan Kasih) serta pojok baca di Dusun 4. Namun, desa ini belum memiliki koperasi PKK.

Pokja 3: Memiliki program ketahanan pangan lewat hidroponik (selada dan pakcoy), tanaman TOGA, peternakan ayam, serta budidaya ikan lele, patin, dan nila. Di sektor sandang dan UMKM, terdapat kerajinan anyaman bambu dan produk unggulan UP2K berupa “Teh Pecah”, minuman herbal antioksidan dari pohon kayu. Namun, produk ini masih terkendala izin PIRT.

Pokja 4: Memiliki dua Posyandu (Mawar dan Melati) dengan 15 kader yang sudah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP). Desa ini juga mengikuti pilot project gerakan tanggap tangguh bencana peduli kesehatan keluarga.

“Semoga pembinaan ini menambah wawasan, keterampilan, dan semangat gotong royong untuk mewujudkan keluarga sejahtera,” kata dr. Fitri.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Muba yang diwakili oleh Staf Ahli TP PKK Muba, Rodiah Tohet, memuji pemaparan dan potensi kerajinan serta produk UP2K Desa Teluk. Ia memotivasi para kader untuk aktif berdiskusi dan tidak sungkan bertanya selama proses pembinaan.

“Di PKK kita memang tidak ada insentif atau uang, tetapi melalui PKK kita bisa menghasilkan uang lewat peningkatan UMKM dan usaha produktif. Tetap semangat untuk Ibu Kades dan kader semua. Dengan potensi yang ada, kita harapkan Desa Teluk bisa menjadi desa terpilih yang mewakili Muba hingga ke tingkat provinsi dan nasional,” pungkas Rodiah. (“)

Post by WAN