Muba, The8news.com – Masyarakat Muba Bersatu Peduli Demokrasi menggeruduk Kantor Kecamatan Lais, Melakukan orasi menuntut agar para ASN aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kecamatan Lais bersikap netral pada Pilkada 2024, dan tidak mengarahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke pada salah satu calon tertentu.
Dalam orasi didepan Kantor Camat Lais, Kamis (14/11/24) sempat memanas karena para pengunjukrasa membakar ban sebagai bentuk ke kecewaannya.
“Kita meminta agar ASN di Kecamatan Lais untuk netral dalam menghadapi Pilkada Kabupaten Muba tahun 2024,”kata koordinator aksi, Rahmat yang akrab disapa Midun.
Lanjutnya, masyarakat melakukan ini bukan tidak beralasan, karena sudah tercium indikasi dugaan oknum ASN bersikap tidak netral, mengarahkan ke salah satu calon bupati yang ikut kontestan dalam pilkada 2024.
” Kami melakukan ini mengingatkan para ASN untuk tidak terjebak pada politik, Masyarakat sudah mengetahui indikasi ASN tidak berlaku netral bahwa dugaan ASN, PPPK, di arahkan mendukung ke salah satu Paslon”, ungkapnya.
Adapu beberapa poin tuntutan para pendemo diantaranya meminta Camat Lais untuk bekerja secara profesional bersikap netral dan tidak memihak dan mengarahkan para pegawai kantor kecamatan Lais untuk mendukung salah satu calon pada pilkada 2024.
“Kemudian, poin kedua mendesak Camat Lais mengintruksikan kepada ASN dan PPPK nya agar bersikap netral dan bekerja sesuai tupoksi,”jelasnya
Berikutnya, dirinya menuntut pada poin ketiga yakni meminta kepada Camat Lais mengintruksikan kepada kades dan lurah agar netral dan bekerja sesuai aturan
“Terakhir, kita minta pecat Camat Lais jika tidak bersikap netral serta melakukan tindakan tidak sesuai aturan ASN,”ungkapnya
Diakhir aksi pihak pendemo meminta Plt Camat Lais Bersumpah agar bersikap netral. Dan, akhir Camat Lais bersedia melakukan sumpah disaksikan para masa aksi.(*)
Post by wan

