Puskesmas Marunggi Hadirkan Inovasi SAHABAT OBAT untuk Permudah Akses Pengobatan Pasien Rentan
8 Juni 2026
Kominfo Kota Pariaman – Dalam upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Puskesmas Marunggi menghadirkan inovasi SAHABAT OBAT (Sistem Antar Obat Bagi Pasien Sulit Akses dan Terbatas). Inovasi ini menjadi solusi bagi pasien yang mengalami hambatan dalam memperoleh obat secara rutin, terutama kelompok lanjut usia (lansia), penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus, pasien tuberkulosis (TB), serta Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
SAHABAT OBAT merupakan bentuk pelayanan kefarmasian berbasis jemput bola yang memungkinkan obat diantarkan langsung ke rumah pasien yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan. Pelaksanaan inovasi ini melibatkan kolaborasi antara apoteker, bidan desa, kader kesehatan, serta dukungan operasional ambulans Puskesmas.
Kepala Puskesmas Marunggi, Arrizki, SKM, mengatakan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi berbagai kendala dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal.
“Kami melihat masih adanya pasien yang kesulitan datang ke Puskesmas karena faktor usia, kondisi kesehatan, keterbatasan transportasi, maupun kendala sosial lainnya. Melalui SAHABAT OBAT, kami berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga tidak ada pasien yang terputus pengobatannya hanya karena keterbatasan akses,” ujar Arrizki.
Menurutnya, inovasi ini sejalan dengan komitmen Puskesmas Marunggi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Apoteker Puskesmas Marunggi, Yasri Alfim, S.Farm., Apt, menjelaskan bahwa keberhasilan pengobatan sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur.
“SAHABAT OBAT bukan hanya layanan pengantaran obat, tetapi juga menjadi sarana pendampingan pasien melalui edukasi dan konsultasi kefarmasian. Kami memastikan pasien tetap mendapatkan informasi yang benar mengenai penggunaan obat, efek samping, serta pentingnya melanjutkan terapi sesuai anjuran tenaga kesehatan,” jelas Yasri Alfim.
Selain pengantaran obat, inovasi ini juga didukung layanan tele-pharmacy melalui telepon dan aplikasi WhatsApp. Melalui layanan tersebut, pasien dan keluarga dapat berkonsultasi langsung dengan apoteker tanpa harus datang ke Puskesmas.
Sejak diterapkan, SAHABAT OBAT memberikan dampak positif dalam meningkatkan akses pelayanan kefarmasian bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan dan kader di wilayah kerja Puskesmas Marunggi. Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu menurunkan angka putus berobat dan meningkatkan kepatuhan terapi pada kelompok pasien rentan.
Melalui inovasi SAHABAT OBAT, Puskesmas Marunggi terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Pariaman.
“Karena kesehatan adalah hak setiap masyarakat, dan pelayanan yang baik harus mampu menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” tutup Arrizki.
Untuk melihat lebih lanjut implementasi inovasi SAHABAT OBAT di Puskesmas Marunggi, dapat disaksikan melalui video berikut : [ https://youtu.be/GjRBavyW2EM ].
Anas pilihan

