Puskesmas Marunggi Hadirkan Inovasi SIAP QR untuk Tingkatkan Disiplin Pegawai dan Efektivitas Apel Pagi
9 Juni 2026
Kota Pariaman – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan pegawai serta mendukung transformasi digital di lingkungan pelayanan kesehatan, UPTD Puskesmas Marunggi menghadirkan inovasi SIAP QR (Sistem Informasi Absensi Apel Pagi Berbasis QR). Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi untuk memastikan seluruh pegawai mengikuti apel pagi secara tertib, mulai dari awal hingga akhir kegiatan.
SIAP QR merupakan sistem absensi apel pagi yang memanfaatkan teknologi QR Code, Google Form, dan Google Spreadsheet untuk melakukan pencatatan kehadiran secara real-time. Melalui sistem ini, setiap pegawai diwajibkan melakukan scan QR saat apel dimulai dan scan kembali saat apel berakhir. Selain itu, pegawai juga mengunggah foto selfie sebagai bukti kehadiran fisik di lokasi apel.
Inovasi ini lahir dari hasil evaluasi internal yang menunjukkan bahwa sistem absensi konvensional menggunakan fingerprint hanya mampu mencatat waktu kedatangan pegawai, namun belum dapat memastikan keikutsertaan pegawai dalam apel pagi hingga selesai. Padahal apel pagi merupakan sarana penting untuk koordinasi, penyampaian informasi, evaluasi kegiatan, serta penguatan budaya kerja di lingkungan puskesmas.
Kepala UPTD Puskesmas Marunggi, Arrizki, SKM, menyampaikan bahwa inovasi SIAP QR merupakan bentuk komitmen puskesmas dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan profesional.
“SIAP QR kami hadirkan sebagai solusi sederhana namun efektif untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam mengikuti apel pagi. Dengan sistem ini, kehadiran pegawai dapat dipantau secara objektif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Kami berharap inovasi ini mampu memperkuat budaya kerja yang profesional sehingga berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Arrizki.
Melalui penerapan SIAP QR, seluruh data kehadiran pegawai tercatat secara otomatis dan tersimpan dalam sistem digital yang dapat diakses untuk keperluan monitoring, evaluasi, serta pelaporan kepada manajemen puskesmas. Sistem ini juga mampu mengurangi proses rekapitulasi manual sehingga lebih efisien dan meminimalkan kesalahan pencatatan.
Berdasarkan hasil monitoring selama masa implementasi, inovasi SIAP QR menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan disiplin pegawai. Tingkat kehadiran lengkap dalam apel pagi mencapai 91 persen, sementara tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem ini mencapai 92 persen dengan kategori sangat baik.
Selain meningkatkan kedisiplinan, SIAP QR juga mendukung transformasi digital tata kelola internal puskesmas dengan memanfaatkan teknologi yang mudah diakses dan tidak memerlukan biaya operasional yang besar. Keunggulan tersebut menjadikan inovasi ini berpotensi untuk direplikasi pada berbagai kegiatan internal lainnya seperti rapat staf, lokakarya mini, maupun kegiatan lintas program.
Melalui inovasi SIAP QR, UPTD Puskesmas Marunggi terus berupaya menghadirkan tata kelola organisasi yang lebih efektif, akuntabel, dan modern sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Pariaman.
“Kami percaya bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas diawali oleh kedisiplinan dan kesiapan seluruh pegawai. Oleh karena itu, inovasi SIAP QR akan terus kami kembangkan dan evaluasi secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin optimal bagi organisasi dan masyarakat,” tutup Arrizki.
Dengan semangat inovasi dan transformasi digital, Puskesmas Marunggi terus bergerak mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Untuk melihat secara langsung proses pelaksanaan dan keunggulan inovasi SIAP QR, masyarakat dapat menyaksikan video profil inovasi yang telah disiapkan oleh UPTD Puskesmas Marunggi melalui tautan berikut : [ https://youtu.be/xTvc00OFedA ]
Anas pilihan

