Alza syofyan: meskipun Diwarnai Kericuhan Aturan, kami Pickleball Padang Pariaman Tetap Raih Perunggu dan Kejar 2 Emas
2026-10-07
BUKITTINGGI — Cabang olahraga (cabor) Pickleball kontingen Padang Pariaman telah mengamankan satu medali perunggu dan kini membidik target tambahan dua medali emas pada hari kedua pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Pertandingan yang berlangsung di GOR Bermawi pada Rabu, 7 Oktober 2026 ini diwarnai dengan persaingan yang sangat ketat.
Atlet asal kontingen Pickleball Padang Pariaman,Alza syofyan membagikan cerita perjuangan timnya yang turun di kategori putra dan putri dalam wawancara khusus usai pertandingan.
Perjalanan tim Pickleball Padang Pariaman di GOR Bermawi diwarnai dinamika yang cukup tinggi, mulai dari persaingan poin yang ketat hingga insiden miskomunikasi aturan di tengah lapangan.(06/10/26)
Kendala Teknis dan Protes Aturan Deuce
Varel mengungkapkan bahwa tim putra sempat menghadapi hambatan teknis ketika bertanding di ajang Porprov XVI ini saat melawan perwakilan Kota Payakumbuh.
Pertandingan tersebut bahkan sempat mengalami penundaan hingga satu jam akibat kericuhan kecil di lapangan.
Kericuhan dipicu oleh adanya miskomunikasi antara pihak panitia dan wasit terkait penerapan aturan deuce (jus).
Menurut Alza syofyan aturan standar menyatakan bahwa saat kedudukan skor mencapai 10 sama, pertandingan seharusnya memasuki fase deuce, bukan langsung menentukan kemenangan di game ke-11.
”Memang kalau dalam aturan, poin 10 sama itu adalah deuce, bukan langsung game ke-11. Cuma waktu pertandingan, wasit bilang 11 game, tanpa deuce,” ujar Varel.
Meski sempat memicu perdebatan sengit dan intervensi dari ketua cabang olahraga, pertandingan akhirnya tetap dilanjutkan.
Kendati demikian, hasil akhir belum berpihak pada tim putra Padang Pariaman yang harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-0 langsung. Sebelumnya, mereka juga sempat menelan kekalahan di laga perdana di semifinal.
Pasang Target Final
Tidak ingin larut dalam kekalahan di arena Porprov XVI 2026 ini, kontingen Pickleball Padang Pariaman langsung mengalihkan fokus pada laga-laga berikutnya.
Varel menyebutkan bahwa tantangan terdekat bagi timnya adalah menghadapi Kota Padang, baik di sektor ganda putra maupun ganda putri.
Menyoal target dan harapan medali, kontingen mematok asa yang cukup tinggi. Tim ganda putra maupun putri sama-sama dibebankan target minimal bisa melaju hingga babak final.
Peluang meraih medali emas juga dinilai masih terbuka lebar, ditopang oleh sisa jadwal pertandingan hari ini dan esok hari.
Sementara itu, untuk perolehan medali perunggu di GOR Bermawi, Pickleball Padang Pariaman dipastikan sudah mengamankan satu tempat melalui sektor tunggal putra.
Selebihnya, beberapa atlet lain harus terhenti di babak besar setelah berjuang habis-habisan di lapangan.
”Harapannya, ganda putra minimal bisa sampai ke final, dan yang putri juga begitu,” pungkas Varel menutup perbincangan.
Anas pilihan

