Aspila Bangun Sarana Air Minum Untuk Korban Bencana Di Sipinang Padang Pariaman Sumbar

Aspila Bangun Sarana Air Minum Untuk Korban Bencana Di Sipinang Padang Pariaman Sumbar

2026-01-14 the8news.com

KayuTanam–Aksi solidaritas bernama “Piaman Laweh” digelar untuk memberikan bantuan kepada korban bencana di Korong Sipinang Nagari Anduriang, 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum ASPILA, Azwar Anas, yang berkomitmen untuk membantu masyarakat terdampak dengan menyediakan fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan.

Salah satu fokus utama dari aksi ini adalah pembangunan sarana air minum bersih. Ketersediaan air yang layak konsumsi menjadi prioritas karena merupakan kebutuhan dasar yang sering terganggu pasca bencana, sehingga berdampak pada kesehatan masyarakat setempat.

Kegiatan solidaritas ini mendapatkan dukungan penuh Arminareka perdana sebuah travel umrah terkemuka di Indonesia dan LAZIQOH Kendi Umat, yang turut berkontribusi dalam menyediakan berbagai bentuk bantuan untuk memperkuat upaya penanggulangan dampak bencana di wilayah tersebut. Kolaborasi antara organisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi penerima bantuan.

Masyarakat Korong Sipinang tidak sendirian dalam menghadapi kesulitan pasca bencana. Mereka mendapatkan dukungan langsung dari pemerintah daerah, di mana Bupati Padang Pariaman diwakili oleh Kepala Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Siska Primadona. Kehadiran perwakilan pemerintah menunjukkan komitmen bersama dalam membantu masyarakat terdampak.

Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan adalah Camat 2×11 Kayu Tanam, Junaidi Syah, serta Pejabat Penjabat Wali Nagari, Wali Korong, dan berbagai tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat dalam mengatasi masalah yang dihadapi.

Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas sarana air minum. Meliputi juga mukenah dan baju koko sebagai perlengkapan kebutuhan pribadi, serta paket sembako yang mencakup beragam kebutuhan pokok sehari-hari. Semua bantuan ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Sebanyak 19 KK menjadi penerima langsung dari bantuan ini. Pemilihan jumlah keluarga tersebut didasarkan pada data dan verifikasi yang dilakukan bersama pihak pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk memastikan bantuan tepat sasaran ke yang paling membutuhkan.

Aksi solidaritas “Piaman Laweh” diharapkan tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi masyarakat Korong Sipinang dalam memulai pemulihan pasca bencana. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat menjadi contoh bagi upaya solidaritas lainnya untuk membantu wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat.

Anas Pilihan