Sopir Penyebab Terbakarnya Empat Rumah Diamankan Polres Muba

Muba, The8news.com | Muhram (23) sopir pikap pengangkut minyak ilegal yang menjadi penyebab terbakarnya empat rumah di Desa Ulak Teberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera selatan (Sumsel), ditangkap Tim Gabungan Satreskrim Polres Muba, Polsek Babat Toman dan Ditreskrimsus Polda Sumsel .

Tersangka Muhram di tangkap saat sedang berada di kediamannya Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, sekira pukul 22.00 wib, Rabu (29/6/2022).

” Setelah mengetahui identitas sang sopir, lalu dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkap dikediamannya,” ujar Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Rio Andrian, Kamis (30/6/2022).

Dari hasil pemeriksaan, sambung Alamsyah, berhasil pula ditangkap sang pemilik sumur minyak ilegal bernama Asrani (42) dan seorang pekerja yakni Zainal Abidin. Keduanya ditangkap saat berada di kediaman masing-masing Desa Bintiale, Kecamatan Batang Hari Leko.

“Tersangka As di amankan karena memiliki sumur minyak ilegal yang minyaknya dijual kepada ram sopir. Sedangkan ZA yang bekerja di sumur minyak ilegal,” jelas dia.

Disinggung mengenai penyebab kebakaran, Alamsyah menuturkan, peristiwa itu terjadi saat mobil yang dibawa tersangka Muhram hilang kendali saat dilokasi kejadian. Sehingga terbalik dan mengeluarkan api, lalu membakar rumah warga sekitar.

“Kalau untuk tujuan sopir kemana belum diketahui. Karena, usai membeli minyak, tersangka Mu juga masih kebingungan mau dijual kemana. Jadi, belum sempat dijual kembali sudah kecelakaan,” beber dia.

Atas peristiwa itu, para tersangka di ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tegas dia.

Semantara itu, Ram (23), sopir mobil Grandmax yang membawa minyak mentah dan menyebabkan 4 rumah ludes terbakar menjelaskan, bahwa saat itu mobil yang dikemudikannya menghindari mobil yang datang dari arah berlawanan

“Waktu itu, saya membawa minyak mentah sebanyak 2.5 ton dari Mangunjaya hendak ke Tanjung Durian. Di jalan coba menghindari tabrakan dengan mobil dari depan. Tiba-tiba oleng ke kiri sehingga terbalik dan minyak di dalam tedmon tumpah. Untuk asal api itu dari gesekan mobil yang terbalik,” kata Ram.

Lanjutnya,saat mobil terbalik dan rumah terbakar dia langsung melarikan diri dengan naik truk.

“Aku ketakutan pak, takut dimassa. Jadi aku lari naik mobil truk, balik ke rumah di Mangunjaya,” ujarnya.

Disinggung tempat membeli minyak mentah, Ram mengatakan membeli dari pemilik sumur di Suban Burung Kecamatan Batang Hari Leko.

“Aku beli minyak sama Asran. Beratnya 2.5 ton seharga Rp 10 juta,” pungkasnya.(wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *