Tingkatkan Kualitas Pelayanan Disabilitas, Polres OKU Selatan Gelar Forum Konsultasi Publik

OKU Selatan, The8news.com – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Selatan (Polres OKU Selatan) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang berfokus pada standarisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian bagi kelompok rentan serta penyandang disabilitas. Rabu, 23/9/26.

Kegiatan dialog terbuka ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati OKU Selatan yang diwakili oleh Asisten I Setda OKU Selatan Joni Rafles, AP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan OKU Selatan, Kepala Dinas PPAPPKB OKU Selatan Hj. Umu Manazilawati, S.KM., M.M., Kepala Dinas Kominfo OKU Selatan Zakiah, S.E., M.M., Sekretaris Dinas Kesehatan OKU Selatan, jajaran pejabat instansi terkait lainnya, para guru profesional pendamping disabilitas, serta saudara-saudara perwakilan dari kaum disabilitas Kabupaten OKU Selatan.

Dalam arahannya, AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa seluruh personel kepolisian harus memiliki kepekaan dan empati yang tulus dalam melayani masyarakat berkebutuhan khusus.

“Kita harus merasakan apa yang disabilitas rasakan. Kita tidak akan pernah tahu ke depannya, bisa saja terjadi kita sendiri yang menjadi kelompok rentan suatu saat nanti. Jadi kita harus benar-benar merasakan dan membuat layanan optimal untuk kelompok rentan ini. Kita tidak tahu takdir Tuhan tentang disabilitas, mari tolong dirasakan dalam melayani publik, semoga dengan adanya forum ini kita dapat lebih berempati,” ujar AKBP I Made Redi Hartana.

Kapolres juga menambahkan bahwa kepedulian terhadap kelompok rentan bukan semata pemenuhan prosedur administratif, melainkan wujud nyata rasa kemanusiaan dari institusi kepolisian.

Usai sesi dialog, AKBP I Made Redi Hartana secara langsung mengajak para disabilitas bersama pendamping untuk berkeliling meninjau fasilitas di Mapolres OKU Selatan. Langkah ini dilakukan agar mereka dapat melihat, merasakan, dan mengecek langsung sarana prasarana yang disiapkan, mulai dari jalur pemandu, toilet khusus, hingga kemudahan akses di ruang sentra pelayanan.

Mendukung arahan pimpinan, Kasat Lantas Polres OKU Selatan memastikan kemudahan penuh bagi pemohon dari kelompok rentan dalam pengurusan administrasi lalu lintas, khususnya Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Bagi pemohon dari kelompok rentan maupun penyandang disabilitas, kami sediakan mekanisme khusus: bebas antrean umum, langsung didahulukan, dan mendapatkan pendampingan penuh dari petugas,” terang Kasat Lantas.

Kesiapan serupa ditegaskan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Kasat Reserse memaparkan kesiapan unitnya dalam melayani proses hukum maupun pelaporan yang melibatkan kaum disabilitas.

“Untuk masyarakat disabilitas, kami dari Satreskrim telah menyiapkan layanan khusus, mulai dari ruangan representatif, penyambutan khusus sejak dari area depan, hingga penyiagaan dua personel setiap harinya apabila ada masyarakat dari kaum disabilitas yang membutuhkan pelayanan,” ungkap Kasat Reskrim.

Sementara itu, inovasi pelayanan turut dihadirkan oleh Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) melalui program bertajuk SKCK Peduli OKU Selatan.
“Melalui program SKCK Peduli OKU Selatan, kami memberikan kemudahan ekstra untuk kelompok rentan. Kami menyiapkan nomor WhatsApp khusus untuk pendampingan daring, bahkan kami siap melakukan jemput bola langsung ke lokasi apabila warga kelompok rentan ingin membuat SKCK,” jelas Kasat Intel.

Melalui sinergi antar-fungsi kepolisian bersama jajaran Pemkab OKU Selatan, para tenaga pendidik khusus, serta komunitas disabilitas, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang humanis, responsif, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.(**)

Laporan, Iwan